Perkembangan Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi dan bahasa persatuan Republik Indonesia. Penggunaan Bahasa Indonesia diresmikan setelah proklamasi kemerdekaan bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi.
Dari segi linguistik, bahasa Indonesia adalah varian dari bahasa Melayu. Bahasa Melayu merupakan sebuah bahasa Austronesia dari cabang Sunda-Sulawesi yang digunakan sebagai lingua franca atau bahasa perhubungan di Nusantara sejak abad awal penanggalan modern.
Bahasa melayu menyebar ke pelosok Nusantara bersamaan dengan menyebarnya agama Islam di wilayah Nusantara, serta makin berkembang dan bertambah kokoh keberadaannya karena bahasa Melayu mudah di terima oleh masyarakat Nusantara sebagai bahasa perhubungan antar pulau, antar suku, antar pedagang, antar bangsa dan antar kerajaan. Perkembangan bahasa Melayu di wilayah Nusantara mempengaruhi dan mendorong tumbuhnya rasa persaudaraan dan rasa persatuan bangsa Indonesia, oleh karena itu para pemuda indonesia yang tergabung dalam perkumpulan pergerakan secara sadar mengangkat bahasa Melayu menjadi bahasa indonesia menjadi bahasa persatuan untuk seluruh bangsa indonesia.
Dalam perkembangannya Bahasa Indonesia mengalami perubahan akibat penggunaanya sebagai bahasa kerja di lingkungan administrasi kolonial dan berbagai proses pembakuan sejak awal abad ke-20. Penamaan "Bahasa Indonesia" diawali sejak dicanangkannya Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 yang bertujuan untuk menghindari kesan "imperialisme bahasa" apabila nama "bahasa Melayu" tetap digunakan. Proses ini menyebabkan berbedanya Bahasa Indonesia saat ini dari varian bahasa Melayu yang digunakan di Riau maupun Semenanjung Malaya atau bagian Sumatera. Hingga saat ini, Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah, bahasa asing maupun kata-kata yang tercipta dari lingkungan sekitar.
Meskipun dipahami dan dituturkan oleh lebih dari 90% warga Indonesia, Bahasa Indonesia bukanlah bahasa ibu bagi kebanyakan warga Indonesia. Sebagian besar menggunakan salah satu dari 748 bahasa yang ada di Indonesia sebagai bahasa ibu. Penutur Bahasa Indonesia kerap kali menggunakan versi sehari-hari (kolokial) dan/atau mencampuradukkan dengan dialek Melayu lainnya atau bahasa ibunya. Meskipun demikian, Bahasa Indonesia digunakan sangat luas di perguruan-perguruan, media massa, sastra, perangkat lunak, surat-menyurat resmi, dan berbagai forum publik lainnya.

Sejarah Awal Perkembangan Bahasa Indonesia

Awalnya, pemerintah kolonial Hindia-Belanda menyadari bahwa bahasa Melayu dapat dipakai untuk membantu administrasi bagi kalangan pegawai pribumi karena penguasaan bahasa Belanda para pegawai pribumi dinilai lemah. Dengan menyandarkan diri pada bahasa Melayu Tinggi, sejumlah sarjana Belanda mulai terlibat dalam standardisasi bahasa. Promosi bahasa Melayu pun dilakukan di sekolah-sekolah dan didukung dengan penerbitan karya sastra dalam bahasa Melayu. Akibat pilihan ini terbentuklah "embrio" bahasa Indonesia yang secara perlahan mulai terpisah dari bentuk semula bahasa Melayu Riau-Johor.
Ada empat faktor yang menyebabkan Bahasa melayu diangkat menjadi bahasa Indonesia, yaitu:
  1. Bahasa melayu merupakan Lingua Franca di Indonesia, yaitu bahasa perhubungan dan bahasa perdagangan.
  2. Sistem bahasa melayu sederhana, mudah di pelajari karena dalam bahasa melayu tidak dikenal tingkatan bahasa (bahasa kasar dan bahasa halus).
  3. Suku Jawa, Suku Sunda, dan Suku-suku lainnya dengan sukarela menerima bahasa melayu menjadi awal bahasa indonesia sebagai bahasa nasional.
  4. Bahasa melayu mempunyai kesanggupan untuk di pakai sebagai bahasa kebudayaan dalam arti yang luas.
Pada awal abad ke-20 perpecahan dalam bentuk baku tulisan bahasa Melayu mulai terlihat. Pada tahun 1901, Indonesia yang saat itu disebut Hindia-Belanda, mengadopsi ejaan Van Ophuijsen dan pada tahun 1904 Persekutuan Tanah Melayu-yang saat ini menjadi wilayah Malaysia-di bawah pimpian Inggris mengadopsi ejaan Wilkinson. Ejaan Van Ophuijsen diawali dari penyusunan Kitab Logat Melayu Van Ophuijsen pada tahun 1896 yang dibantu oleh Nawawi Soetan Ma’moer dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim.
Intervensi pemerintah semakin kuat dengan dibentuknya Commissie voor de Volkslectuur ("Komisi Bacaan Rakyat" - KBR) pada tahun 1908 yang saat ini bernama Balai Pustaka. Pada tahun 1910 komisi ini, di bawah pimpinan D.A Rinkes, melancarkan program Taman Poestaka dengan membentuk perpustakaan kecil di berbagai sekolah pribumi dan beberapa instansi milik pemerintah. Perkembangan program ini sangat pesat, dalam dua tahun telah terbentuk sekitar 700 perpustakaan. Bahasa Indonesia secara resmi diakui sebagai "bahasa persatuan bangsa" pada saat Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober. Penggunaan bahasa Melayu sebagai bahasa nasional merupakan usulan Muhammad Yamin, seorang politikus, sastrawan, dan ahli sejarah.
Dalam pidatonya di Kongres Nasional kedua di Jakarta, Yamin mengatakan,
"Jika mengacu pada masa depan bahasa-bahasa yang ada di Indonesia dan kesusastraannya, hanya ada dua bahasa yang bisa diharapkan menjadi bahasa persatuan yaitu bahasa Jawa dan Melayu. Tapi dari dua bahasa itu, bahasa Melayulah yang lambat laun akan menjadi bahasa pergaulan atau bahasa persatuan." 
Selanjutnya perkembangan bahasa dan kesusastraan Indonesia banyak dipengaruhi oleh sastrawan Indonesia yang banyak mengisi dan menambah perbendaharaan kata,sintaksis, maupun morfologi bahasa Indonesia. 
Bahasa Indonesia dituturkan di seluruh Indonesia, walaupun lebih banyak digunakan di area perkotaan dengan dialek dan logat daerahnya masing-masing. Untuk berkomunikasi dengan sesama orang sedaerah kadang bahasa ibulah yang digunakan sebagai pengganti bahasa Indonesia.

Dialek dan ragam bahasa

Pada keadaannya bahasa Indonesia menumbuhkan banyak varian yaitu varian menurut pemakai yang disebut sebagai dialek dan varian menurut pemakaian yang disebut sebagai ragam bahasa.
Dialek dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu :
  1. Dialek regional, yaitu macam-macam bahasa yang digunakan di daerah tertentu sehingga membedakan bahasa yang digunakan di suatu daerah dengan bahasa yang digunakan di daerah yang lain meski mereka berasal dari satu bahasa yang sama. Oleh karena itu, dikenallah bahasa Melayu dialek Ambon, dialek Betawi, dialek Medan, dan lain-lain.
  2. Dialek sosial, yaitu dialek yang digunakan oleh kelompok masyarakat tertentu atau yang menandai tingkat masyarakat tertentu. Contohnya dialek wanita dan dialek remaja.
  3. Dialek temporal, yaitu dialek yang digunakan pada kurun waktu tertentu. Contohnya dialek Melayu zaman Sriwijaya dan dialek Melayu zaman Abdullah.
  4. Idiolek, yaitu keseluruhan ciri bahasa seseorang. Sekalipun kita semua berbahasa Indonesia, kita masing-masing memiliki ciri-ciri khas pribadi dalam pelafalan, tata bahasa, atau pilihan dan kekayaan kata.
Ragam bahasa dalam bahasa Indonesia berjumlah sangat banyak dan tidak terhitung. Maka itu, ia dibagi atas dasar pokok pembicaraan, perantara pembicaraan, dan hubungan antarpembicara.

Ragam bahasa menurut pokok pembicaraan meliputi:
  1. ragam undang-undang
  2. ragam jurnalitik
  3. ragam ilmiah
  4. ragam sastra

Ragam bahasa menurut hubungan antarpembicara dibagi atas:
  1. ragam lisan, terdiri dari:
    1. ragam percakapan
    2. ragam pidato
    3. ragam kuliah
    4. ragam panggung
  2. ragam tulis, terdiri dari:
    1. ragam teknis
    2. ragam undang-undang
    3. ragam catatan
    4. ragam surat-menyurat

Dalam kenyataannya, bahasa baku tidak dapat digunakan untuk segala keperluan, tetapi hanya untuk:
  1. komunikasi resmi
  2. wacana teknis
  3. pembicaraan di depan khalayak ramai
  4. pembicaraan dengan orang yang dihormati
Selain keempat penggunaan tersebut, dipakailah ragam bukan baku.

 

Perkembangan Bahasa Indonesia di Era Global


Indonesia adalah negara kepulauan dengan ratusan suku yang memiliki ribuan bahasa ibu dan budayanya. Bahasa Indonesia  adalah bahasa persatuan yang digunakan untuk menyatukan dan mempermudah komunikasi antarsuku yang ada di Indonesia.
Saat ini banyak terjadi pergeseran makna yang membombardir kekukuhan bahasa Indonesia. Keberadaan Bahasa Indonesia mengalami banyak perkembangan dari sejak awal terbentuknya hingga saat ini karena keterbukaannya. 
Ada dua fenomena yang terjadi dewasa ini yang berkaitan dengan Bahasa Indonesia, yaitu :

A. Fenomena Positif
Bahasa Indonesia telah berkembang dengan baik di kalangan masyarakat. Terbukti dengan digunakannya bahasa Indonesia oleh para ibu (khususnya ibu-ibu muda) dalam mendidik anak-anaknya. Dengan demikian, anak-anak menjadi terlatih menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan di masa depan mereka memiliki keterampilan berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia.
Kita juga perlu berbangga hati dengan digunakannya bahasa Indonesia dalam produk-produk perusahaan luar negeri, baik dalam kemasannya, prosedur penggunaannya, maupun keterangan produk yang dihasilkan. Mereka melakukan hal ini untuk mempermudah promosi, sehingga produk mereka laku dipasarkan di Indonesia.
Dari contoh di atas, dapat disimpulkan bahwa keberadaan bahasa Indonesia diakui oleh masyarakat Internasional khususnya para pengusaha asing.

B. Fenomena Negatif
Seiring dengan berkembangnya zaman, banyak ditemukan perkembangan bahasa yang menyimpang dari kaidah bahasa Indonesia, seperti munculnya bahasa gaul, bahasa komunikasi kelompok bermain atau bahasa prokem, bahasa SMS dan bahasa yang sedang banyak dibicarakan belakangan ini yaitu Bahasa Alay.

Dewasa ini, kesadaran untuk berbahasa Indonesia yang baik dan benar di kalangan remaja mulai menurun, mereka lebih senang menggunakan bahasa gaul daripada bahasa Indonesia. Fenomena seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi, karena hal ini dapat merusak kebakuan dan merancukan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia harus tetap berkembang, walaupun diterpa oleh kemunculan bahasa-bahasa asing dan bahasa pergaulan.
Kita seharusnya malu jika tidak dapat menggunakan bahasa Indonesia dengan baik, karena kita pemiliknya. Sekarang ini, kita cenderung menyepelekan dan mencampuradukkannya dengan bahasa daerah, seperti mencampurnya dengan bahasa Jawa. Fenomena ini sering kali kita jumpai dalam pergaulan sehari-hari, contohnya di sekolah, saat jam pelajaran kita menggunakan bahasa Indonesia, tetapi saat kembali bercengkerama dengan teman-teman, kita lupa akan bahasa Indonesia. Apalagi dengan kemunculan bahasa gaul dan bahasa prokem yang ternyata sudah dibukukan oleh salah seorang artis ternama kita, Debbie Sahertian. 
Jadi, sebaiknya antara bahasa daerah dan bahasa Indonesia harus berkembang seimbang, agar peran bahasa Indonesia di era global ini diakui dan tetap berdiri tegak di bumi Indonesia. Bahasa gaul, bahasa prokem, bahasa Indonesia yang mengalami penginggrisan harus dapat ditekan dan hanya sebatas untuk komunikasi pergaulan. Bahasa pada hakikatnya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kebudayaan. Oleh karena itu, bahasa Indonesia dalam konteks kebudayaan nasional merupakan komponen yang paling representatif dan dominan, termasuk upaya melanggengkan kesatuan bangsa (Hasan Alwi, 1998). Orang Indonesia sebaiknya belajar mencintai bahasa nasionalnya dan belajar memakainya dengan kebanggaan dan kesetiaan, sehingga membuat orang Indonesia berdiri tegak di dunia ini walaupun dilanda arus globalisasi dan tetap dapat mengatakan dengan bangga bahwa orang Indonesia menjadi bangsa yang berdulat yang mampu menggunakan bahasa nasionalnya untuk semua keperluan modern.
Kita tidak boleh kalah dengan bangsa lain, seperti Arab, Italia, Jerman, Prancis, Jepang, Korea dan Cina yang bahasanya bukan Inggris, tetapi tidak mengalami proses penginggrisan yang memprihatinkan. Masyarakat Indonesia harus dapat menunjukkan ketahanan budayanya, warganya hanya perlu diberi semangat dan didorong agar jangan cepat menyerah. Untuk meningkatkan peran bahasa Indonesia di era global dan tetap mempertahankan budaya daerah seharusnya pemerintah memberlakukan peraturan atau Undang-undang tentang tata susunan, isi, dan penggunaan bahasa Indonesia yang benar dalam surat kabar, tabloid, maupun majalah-majalah remaja. Sebaiknya dalam majalah remaja perlu diisikan kolom khusus bacaan berbahasa Indonesia yang benar, untuk media elektronik, seperti TV khususnya televisi swasta dan radio diadakan acara debat, cerdas tangkas, diskusi, dan acara yang menggunakan bahasa Indonesia yang benar. Tetap diadakan ujian nasional bahasa Indonesia dan pemberian penghargaan kepada orang yang mampu berbahasa Indonesia dengan baik dan benar
Dari uraian di atas, setidaknya hal yang perlu diingat adalah hanya bahasa Indonesialah yang mampu mendekatkan sekaligus menyatukan berbagai etnis di Indonesia, sehingga mereka dapat berkomunikasi dengan lancar dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa Indonesia bukanlah satu-satunya lambang identitas kebangsaan di NKRI. Hal-hal lain, seperti komitmen pada bendera Merah Putih juga merupakan lambang identitas bangsa. Tetapi, satu hal yang patut direnungkan dalam konteks ini keduanya dapat melahirkan sikap mental yang menumbuhkan rasa kebersamaan.



Sumber : 

posted under | 5 Comments

The Biography of Avicenna, Ibnu Sina

Ibnu Sina dikenal sebagai Avicenna di Dunia Barat. Beliau adalah seorang filsuf, ilmuwan, dan juga dokter kelahiran Persia pada tahun 980 M. Ibnu Sina juga seorang penulis yang produktif dimana sebagian besar karyanya adalah tentang filosofi dan pengobatan. Ibnu Sina adalah pengarang dari 450 buku pada beberapa pokok bahasan besar.  Karyanya yang sangat terkenal adalah Qanun fi Thib atau The Book of Healing dan The Canon of Medicine  yang merupakan rujukan di bidang kedokteran selama berabad-abad. Dari 450 karyanya, hanya sekitar 240 karya saja yang masih bertahan hingga kini. 150 adalah tulisan tentang filsafat dan 40 lainnya adalah tulisan tentang ilmu kedokteran. Dan The Canon of Medicine telah digunakan sebagai buku teks di perguruan tinggi dari Montpellier dan Louvain pada akhir 1650. 

George Sarton menyebut Ibnu Sina "ilmuwan paling terkenal dari Islam dan salah satu yang paling terkenal pada semua bidang, tempat, dan waktu."

Ibnu Sina mengembangkan sistem medis yang mengombinasikan antara pengalaman pribadi dalam pengobatan Islam, sistem pengobatan Yunani dokter Galen,  metafisika Aristoteles serta berbagai sistem pengobatan kuno dari Persia, Mesopotamian dan India. Dia juga penemu dari logika Avicennian dan pendiri sekolah filosofis Avicinna, yang memiliki pengaruh dalam dunia Muslim dan Ilmuwan Modern.

Ibnu Sina dianggap sebagai Bapak dari pengobatan modern, dan farmakologi khususnya untuk pengenalan sistematis eksperimen dan hitungan ke dalam studi fisiologi, penemuan itu menular dari sifat infeksius penyakit, pengenalan karantina untuk membatasi penyebaran penyakit menular, pengenalan percobaan obat-obatan, berdasarkan bukti-obat dan uji klinis.

Sejak masa kanak-kanak, Ibnu Sina yang berasal dari keluarga bermadzhab Ismailiyah sudah akrab dengan pembahasan ilmiah terutama yang disampaikan oleh ayahnya. Kecerdasannya yang sangat tinggi membuatnya sangat menonjol sehingga salah seorang guru menasehati ayahnya agar Ibnu Sina tidak terjun ke dalam pekerjaan apapun selain belajar dan menimba ilmu.

Meskipun secara tradisional dipengaruhi oleh cabang Islam Ismaili, pemikiran Ibnu Sina independen dengan memiliki kepintaran dan ingatan luar biasa, yang mengizinkannya menyusul para gurunya pada usia 14 tahun.

Ibnu Sina dididik dibawah tanggung jawab seorang guru, dan kepandaiannya segera membuatnya menjadi kekaguman diantara para tetangganya; dia menampilkan suatu pengecualian sikap intellectual dan seorang anak yang luar biasa kepandaiannya / Child prodigy yang telah menghafal Al-Quran pada usia 5 tahun dan juga seorang ahli puisi Persia. Dari seorang pedagan sayur dia mempelajari aritmatika, dan dia memulai untuk belajar yang lain dari seorang sarjana yang memperoleh suatu mata pencaharian dari merawat orang sakit dan mengajar anak muda.

Dia bermasalah besar pada masalah - masalah metafisika dan pada beberapa tulisan Aristoteles. Sehingga, untuk satu setengah tahun berikutnya, dia juga mempelajari filosofi, dimana dia menghadapi banyak rintangan. Pada beberapa penyelidikan yang membingungkan, dia akan meninggalkan buku - bukunya, mengambil air wudhu, lalu pergi ke masjid, dan sholat sampai hidayah menyelesaikan kesulitan - kesulitannya. Pada larut malam dia akan melanjutkan kegiatan belajarnya, menstimulasi perasaannya dengan ditemani segelas susu kambing, dan meskipun dalam mimpinya masalah akan mengikutinya dan memberikan solusinya. Empat puluh kali, dikatakan, dia membaca Metaphysics dari Aristoteles, sampai kata - katanya tertulis dalam ingatannya; tetapi artinya tak dikenal, sampai suatu hari mereka menemukan pencerahan, dari uraian singkat oleh Farabi, yang dibelinya di suatu took buku seharga tiga dirham. Yang sangat mengagumkan adalah kesenangannya pada penemuan, yang dibuat dengan bantuan yang dia harapkan hanya misteri, yang mempercepat untuk berterima kasih kepada Allah SWT, dan memberikan sedekah atas orang miskin.

Dia mempelajari ilmu kedokteran pada usia 16 tahun, dan tidak hanya belajar teori kedokteran, tetapi melalui pelayanan pada orang sakit, melalui perhitungannya sendiri, menemukan metode - metode baru dari perawatan. Anak muda ini memperoleh predikat sebagai seorang fisikawan pada usia 18 tahun dan menemukan bahwa "Kedokteran bukanlah ilmu yang sulit ataupun menjengkelkan, seperti matematika dan metafisika, sehingga saya cepat memperoleh kemajuan; saya menjadi dokter yang sangat baik dan mulai merawat para pasien, menggunakan obat - obat yang sesuai." Kemasyuran sang fisikawan muda menyebar dengan cepat, dan dia merawat banyak pasien tanpa meminta bayaran.

Pada usia 17 tahun, Ibnu Sina berhasil menyembuhkan seorang raja di Bukhara, yaitu Nooh Ibnu Mansoor, setelah semua tabib terkenal yang diundang gagal menyembuhkan sang raja tersebut. Dan sebagai balasannya, Ibnu Sina diizinkan untuk membaca semua buku-buku di perpustakaan setelah dia menolak pemberian hadiah sang Raja. 
Pekerjaan pertamanya menjadi fisikawan untuk emir, yang diobatinya dari suatu penyakit yang berbahaya. Majikan Ibnu Sina memberinya hadiah atas hal tersebut dengan memberinya akses ke perpustakaan raja Samanids, pendukung pendidikan dan ilmu. “Semua buku yang aku inginkan ada di situ. Bahkan aku menemukan banyak buku yang kebanyakan orang bahkan tak pernah mengetahui namanya. Aku sendiri pun belum pernah melihatnya dan tidak akan pernah melihatnya lagi. Karena itu aku dengan giat membaca kitab-kitab itu dan semaksimal mungkin memanfaatkannya. Ketika usiaku menginjak 18 tahun, aku telah berhasil menyelesaikan semua bidang ilmu.”
Ketika perpustakaan dihancurkan oleh api tidak lama kemudian, musuh - musuh Ibnu Sina menuduh dia yang membakarnya, dengan tujuan untuk menyembunyikan sumber pengetahuannya. Sementara itu, Ibnu Sina membantu ayahnya dalam pekerjaannya, tetapi tetap meluangkan waktu untuk menulis beberapa karya paling awalnya.
Di antara buku-buku dan risalah yang ditulis oleh Ibnu Sina, kitab al-Syifa’ dalam filsafat dan Al-Qanun dalam ilmu kedokteran dikenal sepanjang massa. Al-Syifa’ ditulis dalam 18 jilid yang membahas ilmu filsafat, mantiq, matematika, ilmu alam dan ilahiyyat. Mantiq al-Syifa’ saat ini dikenal sebagai buku yang paling otentik dalam ilmu mantiq islami, sementara pembahasan ilmu alam dan ilahiyyat dari kitab al-Syifa’ sampai saat ini juga masih menjadi bahan telaah.
Dalam ilmu kedokteran, kitab Al-Qanun tulisan Ibnu Sina selama beberapa abad menjadi kitab rujukan utama dan paling otentik. Kitab ini mengupas kaedah-kaedah umum ilmu kedokteran, obat-obatan dan berbagai macam penyakit. Seiring dengan kebangkitan gerakan penerjemahan pada abad ke-12 masehi, kitab Al-Qanun karya Ibnu Sina diterjemahkan ke dalam bahasa Latin. Kini buku tersebut juga sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Prancis dan Jerman. Al-Qanun adalah kitab kumpulan metode pengobatan purba dan metode pengobatan Islam.  Kitab ini pernah menjadi kurikulum pendidikan kedokteran di universitas-universitas Eropa.
Ibnu juga memiliki peran besar dalam mengembangkan berbagai bidang keilmuan. Beliau menerjemahkan karya Aqlides dan menjalankan observatorium untuk ilmu perbintangan. Dalam masalah energi Ibnu Sina memberikan hasil penelitiannya akan masalah ruangan hampa, cahaya dan panas kepada khazanah keilmuan dunia.   
Dikatakan bahwa Ibnu Sina memiliki karya tulis yang dalam bahasa latin berjudul De Conglutineation Lagibum. Dalam salah satu bab karya tulis ini, Ibnu Sina membahas tentang asal nama gunung-gunung. Pembahasan ini sungguh menarik. Di sana Ibnu Sina mengatakan, “Kemungkinan gunung tercipta karena dua penyebab. Pertama menggelembungnya kulit luar bumi dan ini terjadi lantaran goncangan hebat gempa. Kedua karena proses air yang mencari jalan untuk mengalir. Proses mengakibatkan munculnya lembah-lembah bersama dan melahirkan penggelembungan pada permukaan bumi. Sebab sebagian permukaan bumi keras dan sebagian lagi lunak. Angin juga berperan dengan meniup sebagian dan meninggalkan sebagian pada tempatnya. Ini adalah penyebab munculnya gundukan di kulit luar bumi.” 
Ibnu Sina dengan kekuatan logikanya -sehingga dalam banyak hal mengikuti teori matematika bahkan dalam kedokteran dan proses pengobatan- dikenal pula sebagai filosof tak tertandingi. Menurutnya, seseorang baru diakui sebagai ilmuan, jika ia menguasai filsafat secara sempurna. Ibnu Sina sangat cermat dalam mempelajari pandangan-pandangan Aristoteles di bidang filsafat. Ketika menceritakan pengalamannya mempelajari pemikiran Aristoteles, Ibnu Sina mengaku bahwa beliau membaca kitab Metafisika karya Aristoteles sebanyak 40 kali. Beliau menguasai maksud dari kitab itu secara sempurna setelah membaca syarah atau penjelasan ‘metafisika Aristoteles’ yang ditulis oleh Farabi, filosof muslim sebelumnya.

Dalam filsafat, kehidupan Abu Ali Ibnu Sina mengalami dua periode yang penting. Periode pertama adalah periode ketika beliau mengikuti faham filsafat paripatetik. Pada periode ini, Ibnu Sina dikenal sebagai penerjemah pemikiran Aristoteles. Periode kedua adalah periode ketika Ibnu Sina menarik diri dari faham paripatetik dan seperti yang dikatakannya sendiri cenderung kepada pemikiran iluminasi.   
Berkat telaah dan studi filsafat yang dilakukan para filosof sebelumnya semisal Al-Kindi dan Farabi, Ibnu Sina berhasil menyusun sistem filsafat islam yang terkoordinasi dengan rapi. Pekerjaan besar yang dilakukan Ibnu Sina adalah menjawab berbagai persoalan filsafat yang tak terjawab sebelumnya. 
Pengaruh pemikiran filsafat Ibnu Sina seperti karya pemikiran dan telaahnya di bidang kedokteran tidak hanya tertuju pada dunia Islam tetapi juga merambah Eropa. Albertos Magnus, ilmuan asal Jerman dari aliran Dominique yang hidup antara tahun 1200-1280 Masehi adalah orang Eropa pertama yang menulis penjelasan lengkap tentang filsafat Aristoteles. Ia dikenal sebagai perintis utama pemikiran Aristoteles Kristen. Dia lah yang mengawinkan dunia Kristen dengan pemikiran Aristoteles. Dia mengenal pandangan dan pemikiran filosof besar Yunani itu dari buku-buku Ibnu Sina. Filsafat metafisika Ibnu Sina adalah ringkasan dari tema-tema filosofis yang kebenarannya diakui dua abad setelahnya oleh para pemikir Barat.
Ibnu Sina merupakan seorang ahli geografi yang mampu menerangkan bagaimana sungai-sungai berhubungan dan berasal dari gunung-ganang dan lembah-lembah. Malahan ia mampu mengemukakan suatu hipotesis atau teori pada waktu itu di mana gagal dilakukan oleh ahli Yunani dan Romani sejak dari Heredotus, Aristoteles sehinggalah Protolemaious. Menurut Ibnu Sina " gunung-ganang yang memang letaknya tinggi iaitu lingkungan mahupun lapisannya dari kulit bumi, maka apabila ia diterajang lalu berganti rupa dikarenkan oleh sungai-sungai yang meruntuhkan pinggiran-pinggirannya. Akibat proses seperti ini, maka terjadilah apa yang disebut sebagai lembah-lembah."

Karya Ibnu Sina

Buku-buku yang pernah dikarang oleh Ibnu Sina, dihimpun dalam buku besar Essai de Bibliographie Avicenna yang ditulis oleh Pater Dominician di Kairo dan diantara beberapa karya Ibnu Sina ialah : 
  1. Qanun fi Thib (Canon of Medicine) (Terjemahan bebas : Aturan Pengobatan)
  2. Asy Syifa (terdiri dari 18 jilid berisi tentang berbagai macam ilmu pengetahuan)
  3. An Nayyat (Book of Deliverence) buku tentang kebahagiaan jiwa.
  4. Al-Majmu : berbagai ilmu pengetahuan yang lengkap, di tulis saat berusia 21 tahun di Kawarazm
  5. Isaguji (The Isagoge) ilmu logika Isagoge : Bidang logika 
  6. Fi Aqsam al-Ulum al-Aqliyah (On the Divisions of the Rational Sciences) tentang pembahagian ilmu-ilmu rasional.
  7. Ilahiyyat (Ilmu ketuhanan) : Bidang metafizika 
  8. Fiad-Din yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin menjadi "Liber de Mineralibus" yakni tentang pemilikan (mimeral).
  9. Risalah fi Asab Huduts al-Huruf  : risalah tentang sebab-sebab terjadinya huruf - Bidang sastera arab
  10. Al-Qasidah al- Aniyyah : syair-syair tentang jiwa manusia - Bidang syair dan prosa
  11. Risalah ath-Thayr : cerita seekor burung. - Cerita-cerita roman fiktif
  12. Risalah as-Siyasah : (Book on Politics) – Buku tentang politik - Bidang politik
  13. Al Mantiq, tentang logika. Buku ini dipersembahkan untuk Abu Hasan Sahil. 
  14. Uyun Al Hikmah (10 jilid) tentang filsafat. Ensiklopedi Britanica menyebutkan bahwa kemungkinan besar buku ini telah hilang.
  15. Al Hikmah El Masyriqiyyin, tentang filsafat timur.
  16. Al Insyaf tentang keadilan sejati.
  17. Al Isyarat Wat Tanbihat, tentang prinsip ketuhanan dan kegamaan.
  18. Sadidiya, tentang kedokteran.
  19. Danesh Nameh, tentang filsafat.
  20. Mujir. Kabir Wa Saghir, tentang dasar-dasar ilmu logika secara lengkap.
  21. Salama wa Absal, Hayy ibn Yaqzan, al-Ghurfatul Gharabiyyah (Pengasingan di Barat)

Ibnu Sina wafat pada tahun 1037 M di Hamadan, Iran, karena penyakit maag yang kronis. Ia wafat ketika sedang mengajar di sebuah sekolah. Beliau pergi setelah menyumbangkan banyak hal pada khazanah keilmuan umat manusia dan namanya akan selalu dikenang sepanjang sejarah. Ibnu Sina adalah salah satu contoh dari peradaban besar Iran di jamannya.






Source :
http://rumahislam.com/tokoh/3-ilmuwan-muslim/74-ibnu-sina.html
http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/01/biografi-ibnu-sina.html
Wikipedia







posted under | 0 Comments

Sistem Keamanan Bank

   Kasus kriminal di dunia perbankan kembali mengemuka. Terkait banyaknya tindak kejahatan, Bank Indonesia (BI) dan bank lainnya sempat melakukan beberapa tindakan. Di antaranya memperketat rekruitmen pegawai bank, dan melengkapi sistem keamanan kartu kredit atau ATM dengan PIN. Tapi sepanjang sejarah, pelaku kejahatan selalu selangkah lebih maju. 

    Para peretas telah menemukan cara menghadapi generasi terbaru perangkat keamanan perbankan online yang dimiliki bank. Setelah masuk ke situs nyata bank, pemegang rekening sebenarnya sedang ditipu tawaran pelatihan dalam ‘upgrade sistem keamanan’ baru ini.

    Uang nasabah kemudian berpindah dari akun nasabah ke peretas. Parahnya, proses ini tersembunyi dari pengguna. Para ahli mengatakan, nasabah sebaiknya mengikuti aturan resmi bank untuk menggunakan antivirus terbaru dan berwaspada.
Perangkat seperti PINSentry dari Barclays dan SecureKey dari HSBC yang memiliki bentuk menyerupai kalkulator akan meminta pengguna memasukkan kartu atau kode untuk membuat kunci unik setiap kali masuk rekening dan hanya berlaku selama 30 detik kemudian kunci unik ini tak lagi bisa digunakan.

    Metode ini membawa keamanan banking ke tingkat baru dalam menghadapi pencurian password. Tambahan pertahanan keamanan pun disediakan termasuk jika pengguna komputer itu sedang dibajak informasi passwordnya. Metode ini masih menawarkan tingkat perlindungan terbaik terhadap penipuan perbankan online.

    Meski perangkat chip dan pin menyulitkan pekerjaan peretas, para peretas sendiri telah meningkatkan permainan mereka. Kini, sebuah tes yang disaksikan BBC menunjukkan, bahkan dengan anti-virus terbaru sekalipun, ancaman masih ada.

    Tak ada risiko khusus untuk bank maupun individu. Dalam pengujian ini, sebagian besar software keamanan web yang berada dalam pengaturan standar tak melihat hal mencurigakan terhadap malware tak terlihat yang diciptakan di laboratorium pengujian software.

   Ancaman ini tak akan menyerang pengguna hingga pengguna itu mengunjungi situs tertentu. Ancaman ini dikenal serangan Man in the Browser (MitB), malware yang ada di browser, di antara pengguna dan situs web yang mengubah apa yang terlihat dan mengubah rincian dari apa yang dimasukkan.

   Beberapa versi MitB akan mengubah rincian pembayaran dan jumlah pembayaran serta mengubah saldo di layar untuk menyembunyikan aktivitasnya. Melalui perangkat keamanan tambahan, risiko penipuan hanya muncul untuk satu transaksi dan hanya jika pelanggan jatuh pada tipuan ‘coba-coba.

   Tiap kali update baru malware dilepaskan, butuh beberapa pekan bagi perusahaan keamanan untuk mempelajari cara menemukannya serta mengetahui fitur umumnya.  
Namun ada satu perusahaan keamanan swasta mengaku, jika ancaman ini datang dari sumber yang tak diketahui keamanannya dan mulai berkomunikasi dengan alamat web yang tak ada dalam daftar hitam situs, virus ini berarti telah mengalahkan perlindungan yang ada.

    Banyak pembuat produk mengatakan melalui tesnya, hal ini tidak sah karena hanya diuji pada satu bagian dari perlindungan mereka. Mereka menunjukkan, secar terus menerus, pembuat produk keamanan, mencari dan membuat daftar situs, email dan sumber malware berbahaya.
Sebagian besar produk komputer yang paling aman akan memblokir jenis ancaman ini jika pengaturan keamanan diposisikan ke titik maksimum. Di sisi lain, tindakan ini akan memblokir program yang sah juga.

   Yang lebih membuat nasabah merasa tidak nyaman, kejahatan itu hampir selalu melibatkan orang dalam perbankan. Jika sudah demikian, sulit bagi nasabah untuk memberi kepercayaan penuh kepada perbankan. Nasabah berada pada posisi yang lemah untuk melindungi hartanya. Untuk itu tak ada kata lain bagi perbankan untuk selalu memperbarui sistem keamanannya secara berkala.

   Tidak lagi menunggu terjadi kejahatan baru bertindak, tapi melakukan tindakan preventif untuk melindungi uang nasabah. Di sisi lain, nasabah juga harus selalu waspada. Jangan terbujuk rayu oleh iming-iming hadiah dari bank. Cara yang aman adalah selalu mengecek jumlah rekening di bank dan memantau setiap perkembangannya.

   Sistem perbankan sebenarnya sudah cukup kuat untuk mencegah terjadinya pembobolan oleh kalangan internal bank. Tapi, faktanya, memang tidak bisa menjamin 100 persen. Beberapa kasus pembobolan bank disebabkan lemahnya pengawasan perbankan.  Sebenarnya, data perbankan menunjukkan kejahatan perbankan melalui saluran elektronik mencapai 60 persen dan sisanya didominasi kejahatan pada pembobolan, pemalsuan deposito, transaksi fiktif, cek palsu, vandalisme, atau merusak mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

    Bank sebagai lembaga keuangan memang memiliki kemampuan untuk mendistribusikan dana dari masyarakat ke berbagai jenis aset, seperti kredit dan investasi pada aset-aset keuangan di pasar keuangan (saham, komoditas, dan valas). Secara ideal, seharusnya bank memiliki proporsi investasi kredit lebih besar dibandingkan dengan investasi pada pasar keuangan.

Dalam kasus lain, nasabah menjadi korban karena data mereka yang semestinya bersifat rahasia ternyata beredar di mana-mana dan memunculkan sinyalemen terjadinya jual beli data di antara pelaku perbankan. Di sinilah pentingnya menata kembali sistem keamanan perbankan.

Source :

http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2011/04/08/28009/menata_ulang_sistem_keamanan_perbankan/#.T4jk4NW8GSo

www.inilah.com

posted under | 2 Comments

Super Food










Dewasa ini, kondisi lingkungan jadi kian tidak bersahabat dengan kesehatan tubuh, cuaca buruk yang mempengaruhi kondisi tubuh yang rentan karena aktivitas padat , tak jarang menyebabkan kesehatan menjadi menurun. Salah satu cara untuk memperkuat sistem pertahanan tubuh, tentu saja perlu adanya asupan nutrisi yang baik agar tidak rentan terserang penyakit. Kondisi kesehatan seseorang juga sangat berhubungan erat dengan pola makannya. Jika cermat dalam memilih makanan yang dimakan, tentu imbalannya adalah kesehatan dan juga awet muda. Jika salah dalam memilih makanan, tubuh sendiri akan jadi tampak lebih tua dari usia sebenarnya.

Penampakan lebih tua tersebut disebabkan oleh bayaknya radikal bebas yang berhilir mudik dalam tubuh. Radikal bebas adalah molekul oksigen yang tidak stabil karena telah kehilangan elektron. Karena telah kehilangan pasangan molekulnya, maka sang molekul berusaha untuk menstabilisasi diri dengan cara mencari elektron untuk dijadikan pasangannya dari berbagai sumber. Tak jarang pencurian elektron dari sel tubuh menjadi kegiatan rutin sang molekul tak stabil tersebut. Dampak dari pencurian ini adalah melemahnya struktur sel dan penuaan sel-sel pun jadi lebih cepat terjadi. Untuk melawan proses tersebut, yang dibutuhkan adalah antioksidan yang bertugas menetralisir sang molekul ‘jomblo’ yang bergentayangan dalam tubuh. Sebenarnya tubuh juga memproduksi antioksidan untuk menjaga radikal bebas agar tidak merajalela. Antioksidan ini berbentuk enzim dan non-enzim. Yang berupa enzim yaitu superoksida dismutase, glutation peroksidase, dan katalase. Sedangkan non-enzim adalah senyawa glutation. Dalam pekerjaannya menetralkan radikal bebas, antioksidan tubuh tersebut membutuhkan bantuan antioksidan yang berasal dari luar tubuh yang didapatkan dari makanan. Bahan antioksidan alami bisa didapat dari zat gizi yaitu vitamin A, C, E, Riboflavin, karotenoid, seng, mangan, tembaga dan selenium; dan zat non-gizi yaitu senyawa polifenol dan tannin yang semuanya bisa didapatkan dari banyak bahan sayur dan buah. Namun, ada kalanya saat tubuh mengalami stres oksidatif seperti luka bakar, infeksi yang luas, aktivitas fisik berat, stres berat, merokok, sering terkena polusi, terpapar sinar matahari secara berkala atau memiliki komposisis radikal bebas yang lebih banyak, antioksidan dari makanan saja tidak cukup untuk menangkis serangan radikal bebas, saat itulah dibutuhkan bantuan suplemen antioksidan.
Kita bisa menemukan bahan antioksidan dari berbagai macam makanan berikut ini.

KEDELAI
Protein dari kedelai dapat menurunkan kadar kolesterol hingga 10%, LDL (Kolesterol jahat) hingga 13%, dan trigliserida hingga lebih dari 10%, namun tidak akan menurunkan kadar HDL (Kolesterol baik). Kedelai sangat baik untuk mengurangi resiko pertumbuhan kanker karena kedelai mengandung beberapa zat anti kanker. Zat didalamnya, Isoflavone genistein,dapat mengurangi pertumbuhan pembuluh darah baru pada jaringan kanker sehingga mencegah perkembangbiakan sel kanker. Demikian pula Phytosterol yang akan menghambat pembelahan dan perkembangbiakan sel kanker kolon. Sedangkan Saponins dapat merangsang imunitas, membunuh sel-sel kanker jenis tertentu, serta memperlambat pertumbuhan kanker serviks. Fructo-oligosaccharida yang ditemukan dalam produk berbahan dasar kedelai juga mampu membantu pertumbuhan bakteri baik di usus dan membantu pengeluaran bakteri jahat dari tubuh.

BAWANG PUTIH
Tumbuhan yang bernama latin Allium sativa ini dikenal sebagai antibiotik yang efektif membunuh beberapa jenis virus, bakteri dan jamur. Bawang putih juga mampu membantu tubuh untuk mendetoks dirinya sendiri terhadap beberapa penyakit tertentu yang disebabkan oleh logam berat. Mencampurkan 1 siung bawang putih dalam masakan, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol sebanyak 9% dengan syarat masakan tersebut bukan masakan yang berlemak tinggi. Bawang putih juga dapat menurunkan tekanan darah dengan cara membuat arteri darah menjadi lebih lunak dan fleksibel serta mencegah pembekuan darah abnormal. Kandungan Fructo-oligosaccharidanya akan membantu pertumbuhan bakteri baik dalam usus.


SAYURAN HIJAU, BOKCHOY, KUBIS, dan LOBAK
Sayur mayur tersebut mengandung sejenis flavonoid yang dapat mengaktifkan enzim detoksifikasi dalam liver. Sayuran-sayuran tersebut mengandung zat anti kanker dan antioksidan. Zat-zat yang terkandung dalam sayur mayur tersebut dapat mengatur sel darah putih dan sitokin (sistem imuntas yang dibuat oleh sel-sel imunitas itu sendiri). Sel-sel darah putih merupakan ‘penyapu’ hasil kerja sistem imunitas sedangkan sitokin mengkoordinasi semua sel-sel kekebalan. Namun senyawa sulfur yang terkandung dalam sayur mayur ini dapat menghambat fungsi tiroid. Oleh sebab itu, sangat di anjurkan untuk merebus atau memasak sayur-sayur ini dalam waktu singkat sebelum dikonsumsi.

JAMUR
Jamur memiliki efek meningkatkan kekebalan tubuh sehingga dapat membantu mengurangi resiko penyakit kanker, meningkatkan kesehatan jantung, dan membuat awet muda.
Jamur Shitake : Diketahui dapat meningkatkan fungsi sistem imunitas tubuh, mencegah infeksi, dan menetralisir sel-sel kanker.
Jamur Reishi : Dapat melawan infeksi serta secara tradisional biasa digunakan untuk pengobatan penyakit jantung, dapat menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.
Jamur Maitake : Dapat menurunkan tekanan darah dan membantu mengontrol gula darah pada penderita diabetes.


BERBAGAI JENIS JERUK
Buah yang tak kenal musim ini sangat kaya akan vitamin C. Jeruk, lemon dan jeruk nipis mengandung Phytochemicals seperti Coumarins. Bahan ini dapat mencegah terbentuknya pembekuan darah abnormal. Potasium dalam jeruk juga bisa menurunkan tekanan darah, dan asam folatnya dapat menurunkan kadar kolesterol.





BAYAM
Makanan favorit Popeye sang pelaut ini mengandung banyak zat antioksidan yang dapat membabat radikal bebas. Walau disebut-sebut sebagai sayuran yang banyak mengandung zat besi, ternyata bayam bukan sumber zat besi yang baik. Hal ini dikarenakan bayam mengandung asam oksalat yang mengikat zat besisehingga hanya krang dari 5% kandungan zat besi bayam yang bisa diserap oleh tubuh.



TEMPE
Makanan asli Indonesia ini mengandung serat larut dalam air dan protein, mengandung zat antioksidan berupa karoten, vitamin E dan isoflavon. Itu sebabnya tempe disebut sebagai makanan yang mampu mencegah kanker. Tempe juga banyak mengandung vitamin B yang ebih banyak daripada kacang kedelai karena tempe dibuat melalui proses fermentasi dengan ragi. Kadar nitrogennya meningkat dan nitrogen ini dibutuhkan tubuh untuk membentuk jaringan dan membantu proses penyembuhan penyakit. Karena penambahan ragi dalam proses pembuatannya, tempe juga mengandung vitamin B12 yang biasanya hanya terdapat pada makanan berbahan dasar hewani. Mengonsumsi tempe secara berkala dapat melindungi tubuh dari serangan radikal bebas.

CABAI
Capsaicin, senyawa dalam cabai yang memberi rasa pedas merupakan antioksidan yang berfungsi melindungi DNA dan melawan zat karsinogen penyebab kanker. Cabai juga banyak mengandung vitamin C dan dapat menjadi dekongestan alami yang dapat melegakan hidung tersumbat dan sebagai ekspektoran alami untuk melancarkan pengeluaran lendir dari tenggorokan.

ALMOND
Dalam 100 gr almond terkandung 16,9 gr protein, 4,2 mg zat besi, 250 mg kalsium, 20 mg vitamin E, 3,1 mg seng, dan 0,92 mg vitamin B2. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa almond dapat mengurangi resiko penyakit jantung karena kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang dapat menurunkan LDL sekaligus meningkatkan HDL. Minyak almond juga kaya akan asam lemak yang dapat melembabkan kulit dan membunuh bakteri, karenanya minyak almond sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan produk perawatan kulit.



YOGHURT

Penelitian yang dilakukan oleh New England Medical Centre di Boston Amerika menunjukkan responden yang mendapat bakteri baik lactobacillus acidophilus yang didapat dari yoghurt setiap hari selama 1 bulan, mengalami penurunan pertumbuhan bakteri jahat dalam usus mereka hingga setengahnya. Penelitian lain juga menujukkan bahwa bakteri-bakteri tersebut juga mampu melawan zat-zat kanker yang terkandung dalam makanan yang digoreng. Tak hanya itu, beberapa keturunan acidophilus juga bisa mengurangi kadar kolesterol, mengontrol infeksi jamur candida albicans, meringankan diare dan meringankan konstipasi atau sembelit. Yoghurt yang baik adalah yoghurt yang berasal dari susu segar yang mengandung jutaan bakteri baik, tigak mengandung banyak gula, pewarna, perasa buatan dan pengawet.

SUSU
Kandungan nutrisi susu sangat lengkap dan yang paling utama adalah kalsium. Kalsium membuat tulang kuat dan sehat sehingga postur tubuh tetap tegap, sehingga membuat kita terlihat awet muda. Nutrisi lain yang memperkaya susu yaitu protein yang bermanfaat untuk perkembangan otak dan otot, vitamin A untuk kesehatan mata, tulang dan kulit, vitamin B12 untuk kesehatan sistem syaraf, vitamin D untuk membantu penyerapan kalsium, potasium yang membantu pengaturan keseimbangan cairan tubuh serta tekanan darah, fosfor untuk kekuatan tulang, dan niacin yang membantu enzim-enzim tubuh agar dapat berfungsi dengan baik.

OATMEAL
Oatmeal mengandung karbohidrat, protein, dan juga zat antioksidan phytic acid yang merupakan sejenis asam lemak. Semangkuk oatmeal dapat menurunkan kadar kolesterol karena adanya beta-glucan, sejenis serat yang dapat mempengaruhi penyerapandan produksi kolesterol, sehingga akan banyak kolesterol dari peredaran darah.



SEAFOOD
Ikan salmon, tuna dan jenis ikan air dingin lainnya seperti sarden dan makarel memiliki kandungan asam lemak omega-3 alias eicosapentonic acid (EPA) yang tinggi. Minyak omega-3 terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, meningkatkan HDL, dan mengurangi terjadinya pembekuan darah abnormal.



COKELAT

Dark chocolate mengandung flavonoid yang mencegah platelets yaitu pelekatan dan penggumpalan keping darah merah yang dapat menyebabkan serangan jantung. Cokelat memiliki potensi yang sama dengan anggur merah dalam mencegah penyakit jantung. Biji cokelat juga kaya akan karbohidrat, protein, serat, vitamin B, dan mineral. Biji cokelat juga merupakan sumber utama proantho-cyanidin, yaitu senyawa pelindung yang juga ditemukan daam ekstrak biji anggur. Kandungan kafein, theobromine, dan phenyletylalanine dapat meningkatkan mood da merangsang sistem saraf pusat dan otot.

TEH
Teh hijau mengandung kadar flavonoid tinggi sehingga dapat menurunkan dan mengurangi jumlah LDL yang menempel pada dinding arteri. Teh juga banyak mengandung phytochemical aktif yang disebut catechin. Teh hijau juga mampu mengurangi kemungkinan tumbuhnya sel kanker.
Tak selamanya yang buruk itu jahat. Radikal bebas memang merusak molekul sel lain yang mengakibatkan rusaknya struktur sel dan juga DNA yang menjadi rusak, mati atau bermutasi. Namun ternyata, dalam kadar tertentu radikal bebas diperlukan tubuh sebagai alat pertahanan.
Sel darah putih membutuhkan radikal bebas untuk menghancurkan dan memakan kuman yang masuk ke tubuh. Karena itu, radikal bebas tidak perlu ditumpas habis.
Sebaliknya, kelebihan antioksidan pun berbahaya bagi tubuh karena dapat mengganggu peran radikal bebasa sebagai pembantu sel darah putih . Namun hingga saat ini belum diketahui berapa kadar aman radikal bebas dan antioksidan yang diperlukan tubuh. Yang penting adalah menjaga keseimbangan zat-zat penunjang kerja organ tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

Source : Fit Magazine, July 2007 dengan berbagai perubahan

posted under | 0 Comments
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Name*


Message*

Welcome To Basil

My Instagram

Facebook

Recent Posts

A Theme For

    Blogger Friends


Recent Comments