Tampilkan postingan dengan label Fun Knowledge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fun Knowledge. Tampilkan semua postingan

PIKIRAN, KECERDASAN dan BELAJAR



Pikiran manusia dan proses-proses berpikirnya selalu nampak misterius dan menakjubkan. Penyelidikan terhadap hakekat pikiran baru menjadi bidang ilmu eksperimental tersendiri selama jangka waktu yang belum lama. Selama beberapa abad terakhir, telah banyak kejelasan baru yang didapatkan mengenai hakekat proses berfikir, mengenai sumber-sumber kehidupan emosional dan mengenai pelbagai pola tingkah laku. Namun demikian, manusia semakin bertanya, apakah “pikiran” itu? .
Pandangan yunani kuno mengenai pikiran sangatlah sederhana, pikiran adalah organ yang hanya berkaitan dengan ide-ide murni. Plato secara eksplisit menolak bahwa pikiran berhubungan dengan penginderaan.

Dewasa ini para psikolog bertanya-tanya : apakah berpikir itu?.  
Berpikir ada sangkut pautnya dengan kesadaran, yang menimbulkan pertanyaan baru mengenai arti dari kesadaran itu sendiri.  Ingatan dan belajar menimbulkan kesukaran yang serupa.
Berpikir, kesadaran, ingatan, dan belajar, semua adalah berbagai istilah yang berarti bahwa kehidupan berpikir mencakup makna pemahaman atau pengertian.
Apapun pengertian dari pikiran,tidak dapat diragukan lagi bahwa mekanisme pikiran berhubungan langsung dengan sistem saraf dan susunannya. Kejadian-kejadian yang tidak terbayangkan kecilnya terjadi di antara sel-sel jaringan saraf dan disitulah terjadi proses-proses yang besar seperti tanggapan terhadap rangsang sensorik, gerak tubuh di bawah keinginan atau di luar keinginan, hingga tindak berfikir yang disadari ataupun tidak disadari. Oleh kerena itu, pemeriksaan tentang bagaimana berfungsinya pikiran itu haruslah dimulai dari susunan saraf.
Walaupun kegiatan sel-sel saraf menusia menghasilkan beraneka macam pengaruh, sel-sel tersebut memiliki struktur yang serupa. Sel-sel saraf tubuh manusia sendiri terkumpul menjadi tiga struktur besar yaitu otak, sumsum tulang belakang dan jaringan saraf yang membentang keseluruh bagian tubuh yang disebut saraf periferik.

Pikiran manusia disebut-sebut berhubungan dengan tingkat kecerdasannya yang telah menjadi sifat dasar manusia. Kecerdasan secara lugasnya hanya berarti kemampuan untuk melaksanakan tindakan mental secara berhasil. 
Tetapi tindakan berhasil itu berada dalam lingkup yang sangat relative.Seseorang bisa saja sangat pintar dalam hal visual atau musik, tapi sangat buruk dalam hal akademis atau naratif. Ada juga sesorang yang mampu mengingat banyak angka dalam waktu singkat,dapat mengeja huruf secara bolak-balik dengan cepat hingga memainkan komposisi musik yang sangat rumit tanpa menggunakan buku namun nilai pelajaran disekolahnya amat buruk, bahkan pengetahuan umumnya pun lebih rendah dibanding orang-orang seusianya dan hampir tidak memiliki penalaran logis saat dihadapkan dengan suatu masalah . Apakah orang tersebut berarti cerdas ? atau bodoh?

Beberapa abad yang lalu, seorang ahli psikologi Jerman, William Stern mengemukakan bahwa kecerdasan adalah kemampuan umum perorangan untuk secara sadar menyesuaikan pemikirannya terhadap tuntutan-tuntutan baru. Kecerdasan adalah kesanggupan umum mental untuk menyesuaikan diri dengan masalah dan kondis baru. Seorang psikolog Perancis, Alfred Binet, lebih menghubungkan suatu kecerdasan dengan “pemahaman, penemuan, pengarahan dan kritik “ dan merangkumnya menjadi sebuah “penilaian”.

Pada abad-abad sebelum terdapat tes kecerdasan, teka-teki sering dipakai untuk mengukur kecerdikan yang unggul. Contohnya seperti teka-teki yunani yang diberikan oleh Sfinks kepada Oedipus : 

Makhluk apakah yang berjalan dengan empat kaki di pagi hari, dua kaki di siang hari dan tiga kaki di senja hari?. 

Oedipus dengan kepahamannya menjawab “manusia”. Pagi hari adalah awal hidup dimana seorang manusia masih bayi dan merangkak dengan tangan dan kakinya, di masa dewasa manusia berjalan dengan dua kakinya dan saat tua, manusia menggunakan tongkat untuk membantunya berjalan, karena jawabannya tersebut, Oedipus diangkat menjadi raja Thebes.

John Locke seorang tokoh besar Inggris menyisipkan suatu proses belajar diantara pikiran dan kecerdasan. Menurutnya, belajar adalah pengalaman, yaitu kesaksian dari panca indera dan dari refleksi terhadap kesaksian itu. Karena pernyataan tersebut, banyak timbul kontroversi mengenai makna belajar itu sendiri. Semakin banyak pertanyaan yang timbul karena belum ada kejelasan mengenai proses dasar yang dijalani manusia. Oleh karena itu ahli psikologis kini membatasi makna belajar itu sendiri, yaitu : “Belajar adalah modifikasi tingkah laku akibat pengalaman”.  Thorndike, seorang ahli dari Amerika, memandang belajar sebagi sebuah tindakan pemecahan masalah. Dia melakukan eksperimen dengan hewan yang diberi berbagai permasalahan dan mencatat dan menghubungkan semua tindakan yang terjadi dalam eksperimen tersebut.
Berabad berikutnya, definisi-defisi tersebut mulai banyak berkembang dan orang-orangpun mulai lebih fokus kepada cara untuk menangkap pengalaman dan belajar. Kini para ahli lebih mengembangkan penelitian dengan membandingkan metode ajar konvensional yang menggunakan buku dengan alat bantu ajar lain yang lebih visual dan grafis.
Kemampuan belajar seseorang akan bertambah secara langsung dengan bertambahnya kecerdasan. Manusia dengan tingkat kecerdasan tinggi akan mempelajari apa saja yang diperlukan untuk kelestariannya.
Kecerdasan manusia yang tinggi terlihat dari kemampuannya berkomunikasi. Manusia, dengan otaknya mampu berbahasa  dan dengan alat unik ini manusia dapat belajar. Kata adalah mata uang komunikasi yang tidak dapat terkuras habis. Kata dapat ditulis, memampukan manusia untuk menyampaikan keselurahan masa lampau dan masa kini. Akhirnya, bahasa menjadi alat dasar manusia untuk berpikir.

Tahun 1904, Alfred Binet merancang tes ilmiah pertama yang berhasil baik untuk mengukur kecerdasan manusia. Kecerdasan mencakup kegiatan psikis yang kisarannya luas, mulai dari pengertian mendalam hingga pemikiran logis yang dapat diuji dengan berbagai soal dan teka-teki. Hingga saat ini ada banyak tes beragam yang dikembangkan dari tes kecerdasan awal yang di gagas oleh Binet. Kebanyakan tes mengukur kemampuan kita untuk menemukan arti dan hubungan dalam konsep murni seperti kata, bilangan, dan bentuk geometris. Tes-tes kecerdasan seperti ini hanya dipakai untuk mengukur kemampuan kita dalam memecahkan suatu masalah logis yang diberikan, dan tidak dipakai untuk mengukur seberapa besar motivasi yang dimiliki.

Namun, disamping semua teori yang muncul dan berbagai penelitian yang ada, Hingga saat ini misteri tentang pikiran dan kecerdasan masih sangat semu dan membuat para ilmuan ahli saraf dan para ahli psikologis terus mencari jawaban. Hubungan antara kecerdasan dan pikiran seseorang juga berhubungan erat dengan sifat emosionalnya yang sekarang dikenal dengan istilah IQ,EQ, dan SQ.

Ikhtisar dari buku ensiklopedia:


Judul Buku                 :           Pustaka Ilmu LIFE : PIKIRAN
Pengarang                  :           John Rowan Wilson, dkk.
Penerbit                      :           Tira Pustaka Jakarta
Tahun terbit               :           -
Penerjemah                :           -
Tebal Halaman           :           200 hal,Hard Cover.

posted under | 1 Comments

The Biography of Avicenna, Ibnu Sina

Ibnu Sina dikenal sebagai Avicenna di Dunia Barat. Beliau adalah seorang filsuf, ilmuwan, dan juga dokter kelahiran Persia pada tahun 980 M. Ibnu Sina juga seorang penulis yang produktif dimana sebagian besar karyanya adalah tentang filosofi dan pengobatan. Ibnu Sina adalah pengarang dari 450 buku pada beberapa pokok bahasan besar.  Karyanya yang sangat terkenal adalah Qanun fi Thib atau The Book of Healing dan The Canon of Medicine  yang merupakan rujukan di bidang kedokteran selama berabad-abad. Dari 450 karyanya, hanya sekitar 240 karya saja yang masih bertahan hingga kini. 150 adalah tulisan tentang filsafat dan 40 lainnya adalah tulisan tentang ilmu kedokteran. Dan The Canon of Medicine telah digunakan sebagai buku teks di perguruan tinggi dari Montpellier dan Louvain pada akhir 1650. 

George Sarton menyebut Ibnu Sina "ilmuwan paling terkenal dari Islam dan salah satu yang paling terkenal pada semua bidang, tempat, dan waktu."

Ibnu Sina mengembangkan sistem medis yang mengombinasikan antara pengalaman pribadi dalam pengobatan Islam, sistem pengobatan Yunani dokter Galen,  metafisika Aristoteles serta berbagai sistem pengobatan kuno dari Persia, Mesopotamian dan India. Dia juga penemu dari logika Avicennian dan pendiri sekolah filosofis Avicinna, yang memiliki pengaruh dalam dunia Muslim dan Ilmuwan Modern.

Ibnu Sina dianggap sebagai Bapak dari pengobatan modern, dan farmakologi khususnya untuk pengenalan sistematis eksperimen dan hitungan ke dalam studi fisiologi, penemuan itu menular dari sifat infeksius penyakit, pengenalan karantina untuk membatasi penyebaran penyakit menular, pengenalan percobaan obat-obatan, berdasarkan bukti-obat dan uji klinis.

Sejak masa kanak-kanak, Ibnu Sina yang berasal dari keluarga bermadzhab Ismailiyah sudah akrab dengan pembahasan ilmiah terutama yang disampaikan oleh ayahnya. Kecerdasannya yang sangat tinggi membuatnya sangat menonjol sehingga salah seorang guru menasehati ayahnya agar Ibnu Sina tidak terjun ke dalam pekerjaan apapun selain belajar dan menimba ilmu.

Meskipun secara tradisional dipengaruhi oleh cabang Islam Ismaili, pemikiran Ibnu Sina independen dengan memiliki kepintaran dan ingatan luar biasa, yang mengizinkannya menyusul para gurunya pada usia 14 tahun.

Ibnu Sina dididik dibawah tanggung jawab seorang guru, dan kepandaiannya segera membuatnya menjadi kekaguman diantara para tetangganya; dia menampilkan suatu pengecualian sikap intellectual dan seorang anak yang luar biasa kepandaiannya / Child prodigy yang telah menghafal Al-Quran pada usia 5 tahun dan juga seorang ahli puisi Persia. Dari seorang pedagan sayur dia mempelajari aritmatika, dan dia memulai untuk belajar yang lain dari seorang sarjana yang memperoleh suatu mata pencaharian dari merawat orang sakit dan mengajar anak muda.

Dia bermasalah besar pada masalah - masalah metafisika dan pada beberapa tulisan Aristoteles. Sehingga, untuk satu setengah tahun berikutnya, dia juga mempelajari filosofi, dimana dia menghadapi banyak rintangan. Pada beberapa penyelidikan yang membingungkan, dia akan meninggalkan buku - bukunya, mengambil air wudhu, lalu pergi ke masjid, dan sholat sampai hidayah menyelesaikan kesulitan - kesulitannya. Pada larut malam dia akan melanjutkan kegiatan belajarnya, menstimulasi perasaannya dengan ditemani segelas susu kambing, dan meskipun dalam mimpinya masalah akan mengikutinya dan memberikan solusinya. Empat puluh kali, dikatakan, dia membaca Metaphysics dari Aristoteles, sampai kata - katanya tertulis dalam ingatannya; tetapi artinya tak dikenal, sampai suatu hari mereka menemukan pencerahan, dari uraian singkat oleh Farabi, yang dibelinya di suatu took buku seharga tiga dirham. Yang sangat mengagumkan adalah kesenangannya pada penemuan, yang dibuat dengan bantuan yang dia harapkan hanya misteri, yang mempercepat untuk berterima kasih kepada Allah SWT, dan memberikan sedekah atas orang miskin.

Dia mempelajari ilmu kedokteran pada usia 16 tahun, dan tidak hanya belajar teori kedokteran, tetapi melalui pelayanan pada orang sakit, melalui perhitungannya sendiri, menemukan metode - metode baru dari perawatan. Anak muda ini memperoleh predikat sebagai seorang fisikawan pada usia 18 tahun dan menemukan bahwa "Kedokteran bukanlah ilmu yang sulit ataupun menjengkelkan, seperti matematika dan metafisika, sehingga saya cepat memperoleh kemajuan; saya menjadi dokter yang sangat baik dan mulai merawat para pasien, menggunakan obat - obat yang sesuai." Kemasyuran sang fisikawan muda menyebar dengan cepat, dan dia merawat banyak pasien tanpa meminta bayaran.

Pada usia 17 tahun, Ibnu Sina berhasil menyembuhkan seorang raja di Bukhara, yaitu Nooh Ibnu Mansoor, setelah semua tabib terkenal yang diundang gagal menyembuhkan sang raja tersebut. Dan sebagai balasannya, Ibnu Sina diizinkan untuk membaca semua buku-buku di perpustakaan setelah dia menolak pemberian hadiah sang Raja. 
Pekerjaan pertamanya menjadi fisikawan untuk emir, yang diobatinya dari suatu penyakit yang berbahaya. Majikan Ibnu Sina memberinya hadiah atas hal tersebut dengan memberinya akses ke perpustakaan raja Samanids, pendukung pendidikan dan ilmu. “Semua buku yang aku inginkan ada di situ. Bahkan aku menemukan banyak buku yang kebanyakan orang bahkan tak pernah mengetahui namanya. Aku sendiri pun belum pernah melihatnya dan tidak akan pernah melihatnya lagi. Karena itu aku dengan giat membaca kitab-kitab itu dan semaksimal mungkin memanfaatkannya. Ketika usiaku menginjak 18 tahun, aku telah berhasil menyelesaikan semua bidang ilmu.”
Ketika perpustakaan dihancurkan oleh api tidak lama kemudian, musuh - musuh Ibnu Sina menuduh dia yang membakarnya, dengan tujuan untuk menyembunyikan sumber pengetahuannya. Sementara itu, Ibnu Sina membantu ayahnya dalam pekerjaannya, tetapi tetap meluangkan waktu untuk menulis beberapa karya paling awalnya.
Di antara buku-buku dan risalah yang ditulis oleh Ibnu Sina, kitab al-Syifa’ dalam filsafat dan Al-Qanun dalam ilmu kedokteran dikenal sepanjang massa. Al-Syifa’ ditulis dalam 18 jilid yang membahas ilmu filsafat, mantiq, matematika, ilmu alam dan ilahiyyat. Mantiq al-Syifa’ saat ini dikenal sebagai buku yang paling otentik dalam ilmu mantiq islami, sementara pembahasan ilmu alam dan ilahiyyat dari kitab al-Syifa’ sampai saat ini juga masih menjadi bahan telaah.
Dalam ilmu kedokteran, kitab Al-Qanun tulisan Ibnu Sina selama beberapa abad menjadi kitab rujukan utama dan paling otentik. Kitab ini mengupas kaedah-kaedah umum ilmu kedokteran, obat-obatan dan berbagai macam penyakit. Seiring dengan kebangkitan gerakan penerjemahan pada abad ke-12 masehi, kitab Al-Qanun karya Ibnu Sina diterjemahkan ke dalam bahasa Latin. Kini buku tersebut juga sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Prancis dan Jerman. Al-Qanun adalah kitab kumpulan metode pengobatan purba dan metode pengobatan Islam.  Kitab ini pernah menjadi kurikulum pendidikan kedokteran di universitas-universitas Eropa.
Ibnu juga memiliki peran besar dalam mengembangkan berbagai bidang keilmuan. Beliau menerjemahkan karya Aqlides dan menjalankan observatorium untuk ilmu perbintangan. Dalam masalah energi Ibnu Sina memberikan hasil penelitiannya akan masalah ruangan hampa, cahaya dan panas kepada khazanah keilmuan dunia.   
Dikatakan bahwa Ibnu Sina memiliki karya tulis yang dalam bahasa latin berjudul De Conglutineation Lagibum. Dalam salah satu bab karya tulis ini, Ibnu Sina membahas tentang asal nama gunung-gunung. Pembahasan ini sungguh menarik. Di sana Ibnu Sina mengatakan, “Kemungkinan gunung tercipta karena dua penyebab. Pertama menggelembungnya kulit luar bumi dan ini terjadi lantaran goncangan hebat gempa. Kedua karena proses air yang mencari jalan untuk mengalir. Proses mengakibatkan munculnya lembah-lembah bersama dan melahirkan penggelembungan pada permukaan bumi. Sebab sebagian permukaan bumi keras dan sebagian lagi lunak. Angin juga berperan dengan meniup sebagian dan meninggalkan sebagian pada tempatnya. Ini adalah penyebab munculnya gundukan di kulit luar bumi.” 
Ibnu Sina dengan kekuatan logikanya -sehingga dalam banyak hal mengikuti teori matematika bahkan dalam kedokteran dan proses pengobatan- dikenal pula sebagai filosof tak tertandingi. Menurutnya, seseorang baru diakui sebagai ilmuan, jika ia menguasai filsafat secara sempurna. Ibnu Sina sangat cermat dalam mempelajari pandangan-pandangan Aristoteles di bidang filsafat. Ketika menceritakan pengalamannya mempelajari pemikiran Aristoteles, Ibnu Sina mengaku bahwa beliau membaca kitab Metafisika karya Aristoteles sebanyak 40 kali. Beliau menguasai maksud dari kitab itu secara sempurna setelah membaca syarah atau penjelasan ‘metafisika Aristoteles’ yang ditulis oleh Farabi, filosof muslim sebelumnya.

Dalam filsafat, kehidupan Abu Ali Ibnu Sina mengalami dua periode yang penting. Periode pertama adalah periode ketika beliau mengikuti faham filsafat paripatetik. Pada periode ini, Ibnu Sina dikenal sebagai penerjemah pemikiran Aristoteles. Periode kedua adalah periode ketika Ibnu Sina menarik diri dari faham paripatetik dan seperti yang dikatakannya sendiri cenderung kepada pemikiran iluminasi.   
Berkat telaah dan studi filsafat yang dilakukan para filosof sebelumnya semisal Al-Kindi dan Farabi, Ibnu Sina berhasil menyusun sistem filsafat islam yang terkoordinasi dengan rapi. Pekerjaan besar yang dilakukan Ibnu Sina adalah menjawab berbagai persoalan filsafat yang tak terjawab sebelumnya. 
Pengaruh pemikiran filsafat Ibnu Sina seperti karya pemikiran dan telaahnya di bidang kedokteran tidak hanya tertuju pada dunia Islam tetapi juga merambah Eropa. Albertos Magnus, ilmuan asal Jerman dari aliran Dominique yang hidup antara tahun 1200-1280 Masehi adalah orang Eropa pertama yang menulis penjelasan lengkap tentang filsafat Aristoteles. Ia dikenal sebagai perintis utama pemikiran Aristoteles Kristen. Dia lah yang mengawinkan dunia Kristen dengan pemikiran Aristoteles. Dia mengenal pandangan dan pemikiran filosof besar Yunani itu dari buku-buku Ibnu Sina. Filsafat metafisika Ibnu Sina adalah ringkasan dari tema-tema filosofis yang kebenarannya diakui dua abad setelahnya oleh para pemikir Barat.
Ibnu Sina merupakan seorang ahli geografi yang mampu menerangkan bagaimana sungai-sungai berhubungan dan berasal dari gunung-ganang dan lembah-lembah. Malahan ia mampu mengemukakan suatu hipotesis atau teori pada waktu itu di mana gagal dilakukan oleh ahli Yunani dan Romani sejak dari Heredotus, Aristoteles sehinggalah Protolemaious. Menurut Ibnu Sina " gunung-ganang yang memang letaknya tinggi iaitu lingkungan mahupun lapisannya dari kulit bumi, maka apabila ia diterajang lalu berganti rupa dikarenkan oleh sungai-sungai yang meruntuhkan pinggiran-pinggirannya. Akibat proses seperti ini, maka terjadilah apa yang disebut sebagai lembah-lembah."

Karya Ibnu Sina

Buku-buku yang pernah dikarang oleh Ibnu Sina, dihimpun dalam buku besar Essai de Bibliographie Avicenna yang ditulis oleh Pater Dominician di Kairo dan diantara beberapa karya Ibnu Sina ialah : 
  1. Qanun fi Thib (Canon of Medicine) (Terjemahan bebas : Aturan Pengobatan)
  2. Asy Syifa (terdiri dari 18 jilid berisi tentang berbagai macam ilmu pengetahuan)
  3. An Nayyat (Book of Deliverence) buku tentang kebahagiaan jiwa.
  4. Al-Majmu : berbagai ilmu pengetahuan yang lengkap, di tulis saat berusia 21 tahun di Kawarazm
  5. Isaguji (The Isagoge) ilmu logika Isagoge : Bidang logika 
  6. Fi Aqsam al-Ulum al-Aqliyah (On the Divisions of the Rational Sciences) tentang pembahagian ilmu-ilmu rasional.
  7. Ilahiyyat (Ilmu ketuhanan) : Bidang metafizika 
  8. Fiad-Din yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin menjadi "Liber de Mineralibus" yakni tentang pemilikan (mimeral).
  9. Risalah fi Asab Huduts al-Huruf  : risalah tentang sebab-sebab terjadinya huruf - Bidang sastera arab
  10. Al-Qasidah al- Aniyyah : syair-syair tentang jiwa manusia - Bidang syair dan prosa
  11. Risalah ath-Thayr : cerita seekor burung. - Cerita-cerita roman fiktif
  12. Risalah as-Siyasah : (Book on Politics) – Buku tentang politik - Bidang politik
  13. Al Mantiq, tentang logika. Buku ini dipersembahkan untuk Abu Hasan Sahil. 
  14. Uyun Al Hikmah (10 jilid) tentang filsafat. Ensiklopedi Britanica menyebutkan bahwa kemungkinan besar buku ini telah hilang.
  15. Al Hikmah El Masyriqiyyin, tentang filsafat timur.
  16. Al Insyaf tentang keadilan sejati.
  17. Al Isyarat Wat Tanbihat, tentang prinsip ketuhanan dan kegamaan.
  18. Sadidiya, tentang kedokteran.
  19. Danesh Nameh, tentang filsafat.
  20. Mujir. Kabir Wa Saghir, tentang dasar-dasar ilmu logika secara lengkap.
  21. Salama wa Absal, Hayy ibn Yaqzan, al-Ghurfatul Gharabiyyah (Pengasingan di Barat)

Ibnu Sina wafat pada tahun 1037 M di Hamadan, Iran, karena penyakit maag yang kronis. Ia wafat ketika sedang mengajar di sebuah sekolah. Beliau pergi setelah menyumbangkan banyak hal pada khazanah keilmuan umat manusia dan namanya akan selalu dikenang sepanjang sejarah. Ibnu Sina adalah salah satu contoh dari peradaban besar Iran di jamannya.






Source :
http://rumahislam.com/tokoh/3-ilmuwan-muslim/74-ibnu-sina.html
http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/01/biografi-ibnu-sina.html
Wikipedia







posted under | 0 Comments

Super Food










Dewasa ini, kondisi lingkungan jadi kian tidak bersahabat dengan kesehatan tubuh, cuaca buruk yang mempengaruhi kondisi tubuh yang rentan karena aktivitas padat , tak jarang menyebabkan kesehatan menjadi menurun. Salah satu cara untuk memperkuat sistem pertahanan tubuh, tentu saja perlu adanya asupan nutrisi yang baik agar tidak rentan terserang penyakit. Kondisi kesehatan seseorang juga sangat berhubungan erat dengan pola makannya. Jika cermat dalam memilih makanan yang dimakan, tentu imbalannya adalah kesehatan dan juga awet muda. Jika salah dalam memilih makanan, tubuh sendiri akan jadi tampak lebih tua dari usia sebenarnya.

Penampakan lebih tua tersebut disebabkan oleh bayaknya radikal bebas yang berhilir mudik dalam tubuh. Radikal bebas adalah molekul oksigen yang tidak stabil karena telah kehilangan elektron. Karena telah kehilangan pasangan molekulnya, maka sang molekul berusaha untuk menstabilisasi diri dengan cara mencari elektron untuk dijadikan pasangannya dari berbagai sumber. Tak jarang pencurian elektron dari sel tubuh menjadi kegiatan rutin sang molekul tak stabil tersebut. Dampak dari pencurian ini adalah melemahnya struktur sel dan penuaan sel-sel pun jadi lebih cepat terjadi. Untuk melawan proses tersebut, yang dibutuhkan adalah antioksidan yang bertugas menetralisir sang molekul ‘jomblo’ yang bergentayangan dalam tubuh. Sebenarnya tubuh juga memproduksi antioksidan untuk menjaga radikal bebas agar tidak merajalela. Antioksidan ini berbentuk enzim dan non-enzim. Yang berupa enzim yaitu superoksida dismutase, glutation peroksidase, dan katalase. Sedangkan non-enzim adalah senyawa glutation. Dalam pekerjaannya menetralkan radikal bebas, antioksidan tubuh tersebut membutuhkan bantuan antioksidan yang berasal dari luar tubuh yang didapatkan dari makanan. Bahan antioksidan alami bisa didapat dari zat gizi yaitu vitamin A, C, E, Riboflavin, karotenoid, seng, mangan, tembaga dan selenium; dan zat non-gizi yaitu senyawa polifenol dan tannin yang semuanya bisa didapatkan dari banyak bahan sayur dan buah. Namun, ada kalanya saat tubuh mengalami stres oksidatif seperti luka bakar, infeksi yang luas, aktivitas fisik berat, stres berat, merokok, sering terkena polusi, terpapar sinar matahari secara berkala atau memiliki komposisis radikal bebas yang lebih banyak, antioksidan dari makanan saja tidak cukup untuk menangkis serangan radikal bebas, saat itulah dibutuhkan bantuan suplemen antioksidan.
Kita bisa menemukan bahan antioksidan dari berbagai macam makanan berikut ini.

KEDELAI
Protein dari kedelai dapat menurunkan kadar kolesterol hingga 10%, LDL (Kolesterol jahat) hingga 13%, dan trigliserida hingga lebih dari 10%, namun tidak akan menurunkan kadar HDL (Kolesterol baik). Kedelai sangat baik untuk mengurangi resiko pertumbuhan kanker karena kedelai mengandung beberapa zat anti kanker. Zat didalamnya, Isoflavone genistein,dapat mengurangi pertumbuhan pembuluh darah baru pada jaringan kanker sehingga mencegah perkembangbiakan sel kanker. Demikian pula Phytosterol yang akan menghambat pembelahan dan perkembangbiakan sel kanker kolon. Sedangkan Saponins dapat merangsang imunitas, membunuh sel-sel kanker jenis tertentu, serta memperlambat pertumbuhan kanker serviks. Fructo-oligosaccharida yang ditemukan dalam produk berbahan dasar kedelai juga mampu membantu pertumbuhan bakteri baik di usus dan membantu pengeluaran bakteri jahat dari tubuh.

BAWANG PUTIH
Tumbuhan yang bernama latin Allium sativa ini dikenal sebagai antibiotik yang efektif membunuh beberapa jenis virus, bakteri dan jamur. Bawang putih juga mampu membantu tubuh untuk mendetoks dirinya sendiri terhadap beberapa penyakit tertentu yang disebabkan oleh logam berat. Mencampurkan 1 siung bawang putih dalam masakan, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol sebanyak 9% dengan syarat masakan tersebut bukan masakan yang berlemak tinggi. Bawang putih juga dapat menurunkan tekanan darah dengan cara membuat arteri darah menjadi lebih lunak dan fleksibel serta mencegah pembekuan darah abnormal. Kandungan Fructo-oligosaccharidanya akan membantu pertumbuhan bakteri baik dalam usus.


SAYURAN HIJAU, BOKCHOY, KUBIS, dan LOBAK
Sayur mayur tersebut mengandung sejenis flavonoid yang dapat mengaktifkan enzim detoksifikasi dalam liver. Sayuran-sayuran tersebut mengandung zat anti kanker dan antioksidan. Zat-zat yang terkandung dalam sayur mayur tersebut dapat mengatur sel darah putih dan sitokin (sistem imuntas yang dibuat oleh sel-sel imunitas itu sendiri). Sel-sel darah putih merupakan ‘penyapu’ hasil kerja sistem imunitas sedangkan sitokin mengkoordinasi semua sel-sel kekebalan. Namun senyawa sulfur yang terkandung dalam sayur mayur ini dapat menghambat fungsi tiroid. Oleh sebab itu, sangat di anjurkan untuk merebus atau memasak sayur-sayur ini dalam waktu singkat sebelum dikonsumsi.

JAMUR
Jamur memiliki efek meningkatkan kekebalan tubuh sehingga dapat membantu mengurangi resiko penyakit kanker, meningkatkan kesehatan jantung, dan membuat awet muda.
Jamur Shitake : Diketahui dapat meningkatkan fungsi sistem imunitas tubuh, mencegah infeksi, dan menetralisir sel-sel kanker.
Jamur Reishi : Dapat melawan infeksi serta secara tradisional biasa digunakan untuk pengobatan penyakit jantung, dapat menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.
Jamur Maitake : Dapat menurunkan tekanan darah dan membantu mengontrol gula darah pada penderita diabetes.


BERBAGAI JENIS JERUK
Buah yang tak kenal musim ini sangat kaya akan vitamin C. Jeruk, lemon dan jeruk nipis mengandung Phytochemicals seperti Coumarins. Bahan ini dapat mencegah terbentuknya pembekuan darah abnormal. Potasium dalam jeruk juga bisa menurunkan tekanan darah, dan asam folatnya dapat menurunkan kadar kolesterol.





BAYAM
Makanan favorit Popeye sang pelaut ini mengandung banyak zat antioksidan yang dapat membabat radikal bebas. Walau disebut-sebut sebagai sayuran yang banyak mengandung zat besi, ternyata bayam bukan sumber zat besi yang baik. Hal ini dikarenakan bayam mengandung asam oksalat yang mengikat zat besisehingga hanya krang dari 5% kandungan zat besi bayam yang bisa diserap oleh tubuh.



TEMPE
Makanan asli Indonesia ini mengandung serat larut dalam air dan protein, mengandung zat antioksidan berupa karoten, vitamin E dan isoflavon. Itu sebabnya tempe disebut sebagai makanan yang mampu mencegah kanker. Tempe juga banyak mengandung vitamin B yang ebih banyak daripada kacang kedelai karena tempe dibuat melalui proses fermentasi dengan ragi. Kadar nitrogennya meningkat dan nitrogen ini dibutuhkan tubuh untuk membentuk jaringan dan membantu proses penyembuhan penyakit. Karena penambahan ragi dalam proses pembuatannya, tempe juga mengandung vitamin B12 yang biasanya hanya terdapat pada makanan berbahan dasar hewani. Mengonsumsi tempe secara berkala dapat melindungi tubuh dari serangan radikal bebas.

CABAI
Capsaicin, senyawa dalam cabai yang memberi rasa pedas merupakan antioksidan yang berfungsi melindungi DNA dan melawan zat karsinogen penyebab kanker. Cabai juga banyak mengandung vitamin C dan dapat menjadi dekongestan alami yang dapat melegakan hidung tersumbat dan sebagai ekspektoran alami untuk melancarkan pengeluaran lendir dari tenggorokan.

ALMOND
Dalam 100 gr almond terkandung 16,9 gr protein, 4,2 mg zat besi, 250 mg kalsium, 20 mg vitamin E, 3,1 mg seng, dan 0,92 mg vitamin B2. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa almond dapat mengurangi resiko penyakit jantung karena kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang dapat menurunkan LDL sekaligus meningkatkan HDL. Minyak almond juga kaya akan asam lemak yang dapat melembabkan kulit dan membunuh bakteri, karenanya minyak almond sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan produk perawatan kulit.



YOGHURT

Penelitian yang dilakukan oleh New England Medical Centre di Boston Amerika menunjukkan responden yang mendapat bakteri baik lactobacillus acidophilus yang didapat dari yoghurt setiap hari selama 1 bulan, mengalami penurunan pertumbuhan bakteri jahat dalam usus mereka hingga setengahnya. Penelitian lain juga menujukkan bahwa bakteri-bakteri tersebut juga mampu melawan zat-zat kanker yang terkandung dalam makanan yang digoreng. Tak hanya itu, beberapa keturunan acidophilus juga bisa mengurangi kadar kolesterol, mengontrol infeksi jamur candida albicans, meringankan diare dan meringankan konstipasi atau sembelit. Yoghurt yang baik adalah yoghurt yang berasal dari susu segar yang mengandung jutaan bakteri baik, tigak mengandung banyak gula, pewarna, perasa buatan dan pengawet.

SUSU
Kandungan nutrisi susu sangat lengkap dan yang paling utama adalah kalsium. Kalsium membuat tulang kuat dan sehat sehingga postur tubuh tetap tegap, sehingga membuat kita terlihat awet muda. Nutrisi lain yang memperkaya susu yaitu protein yang bermanfaat untuk perkembangan otak dan otot, vitamin A untuk kesehatan mata, tulang dan kulit, vitamin B12 untuk kesehatan sistem syaraf, vitamin D untuk membantu penyerapan kalsium, potasium yang membantu pengaturan keseimbangan cairan tubuh serta tekanan darah, fosfor untuk kekuatan tulang, dan niacin yang membantu enzim-enzim tubuh agar dapat berfungsi dengan baik.

OATMEAL
Oatmeal mengandung karbohidrat, protein, dan juga zat antioksidan phytic acid yang merupakan sejenis asam lemak. Semangkuk oatmeal dapat menurunkan kadar kolesterol karena adanya beta-glucan, sejenis serat yang dapat mempengaruhi penyerapandan produksi kolesterol, sehingga akan banyak kolesterol dari peredaran darah.



SEAFOOD
Ikan salmon, tuna dan jenis ikan air dingin lainnya seperti sarden dan makarel memiliki kandungan asam lemak omega-3 alias eicosapentonic acid (EPA) yang tinggi. Minyak omega-3 terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, meningkatkan HDL, dan mengurangi terjadinya pembekuan darah abnormal.



COKELAT

Dark chocolate mengandung flavonoid yang mencegah platelets yaitu pelekatan dan penggumpalan keping darah merah yang dapat menyebabkan serangan jantung. Cokelat memiliki potensi yang sama dengan anggur merah dalam mencegah penyakit jantung. Biji cokelat juga kaya akan karbohidrat, protein, serat, vitamin B, dan mineral. Biji cokelat juga merupakan sumber utama proantho-cyanidin, yaitu senyawa pelindung yang juga ditemukan daam ekstrak biji anggur. Kandungan kafein, theobromine, dan phenyletylalanine dapat meningkatkan mood da merangsang sistem saraf pusat dan otot.

TEH
Teh hijau mengandung kadar flavonoid tinggi sehingga dapat menurunkan dan mengurangi jumlah LDL yang menempel pada dinding arteri. Teh juga banyak mengandung phytochemical aktif yang disebut catechin. Teh hijau juga mampu mengurangi kemungkinan tumbuhnya sel kanker.
Tak selamanya yang buruk itu jahat. Radikal bebas memang merusak molekul sel lain yang mengakibatkan rusaknya struktur sel dan juga DNA yang menjadi rusak, mati atau bermutasi. Namun ternyata, dalam kadar tertentu radikal bebas diperlukan tubuh sebagai alat pertahanan.
Sel darah putih membutuhkan radikal bebas untuk menghancurkan dan memakan kuman yang masuk ke tubuh. Karena itu, radikal bebas tidak perlu ditumpas habis.
Sebaliknya, kelebihan antioksidan pun berbahaya bagi tubuh karena dapat mengganggu peran radikal bebasa sebagai pembantu sel darah putih . Namun hingga saat ini belum diketahui berapa kadar aman radikal bebas dan antioksidan yang diperlukan tubuh. Yang penting adalah menjaga keseimbangan zat-zat penunjang kerja organ tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

Source : Fit Magazine, July 2007 dengan berbagai perubahan

posted under | 0 Comments

IT’S TEA TIME

Ditemukan di Cina 5000 tahun yang lalu, teh pun akhirnya mendunia. Kini sudah banyak penelitian yang menegaskan bahwa teh memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Minuman ini bisa dibilang sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat dunia, termasuk Indonesia yang menjadikan teh sebagai hidangan tetap yang disajikan oleh para tuan rumah jika ada yang bertamu. Di Jepang, kegiatan minum teh bahkan ada upacaranya, orang-orang Jepang menganggap keramat teh mungkin karena teh yang kaya manfaat. Masyarakat Inggris sampai menyediakan waktu khusus untuk minum teh yaitu di sore hari. Sajian teh mint dan manis khas Maroko, dimaksudkan untuk menghormati tamu disana. Minuman rakyat yang mendunia ini memang memiliki banyak manfaat dari kesehatan hingga kecantikan.

Teh dapat meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan konsentrasi, mengurangi stres, menurunkan tekanan darah, dan membantu mencegah pertumbuhan sel kanker. Kandungan antioksidannya pun tergolong tinggi, sehingga teh dapat disebut sebagai minuman awet muda.

Biasanya teh digolongkan berdasarkan proses fermentasinya, berdasarkan hal ini teh terbagi menjadi 3, yaitu teh hitam, teh oolong, dan teh hijau.

Teh hitam telah mengalami proses fermentasi yang sempurna, sedangkan teh oolong hanya mengalami separuh proses fermentasi saja.

Teh hijau sama sekali tidak melewati proses fermentasi. Biasanya daun teh hijau dikeringkan dengan cara alami. Karena proses alami inilah yang membuat teh hijau mengandung polifenol 2 kali lebih tinggi dibandingkan teh hitam dan oolong, sehingga dipercaya khasiat teh hijau lebih terasa dibandingkan teh hitam. Teh hijau yang kaya akan antioksidan penangkal radikal bebas, telah dimanfaatkan sejak jaman dahulu kala untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Teh hijau digunakan untuk menyembuhkan luka dan mencegah penyakit kulit. Para peneliti di Cleveland, AS, menemukan bahwa teh hijau memiliki manfaat sangat positif terhadap kulit karena mampu melindungi kulit dari pengaruh sinar matahari yang dapat menyebabkan kanker kulit.

Ada juga White tea atau teh putih. Teh ini berasal dari pucuk daun teh yang paling muda dan paling lembut, dan sering ditutupi bulu-bulu puting langsing. Dalam beberapa kasus, selama pertumbuhannya, daun teh dilindungi dari sinar matahari untuk membatasi produksi klorofil sehingga warnanya menjadi lebih terang. Segera setelah panen, daun teh ini dekeringkan secara alama dengan cara dijemur dibawah terik matahari tanpa digulung dan kemudian cepat dipanaskan sehingga tidak beroksidasi. Berbeda dari teh hitam dan teh hijau, air seduhan white tea akan tetap bening tanpa berubah jadi pekat atau kecoklatan. Karena tidak mengalami oksidasi, maka white tea tidak menimbulkan perubahan warna dan rasa pada saat diseduh. Daun white tea juga tidak tergulung dan layu karena tidak adanya proses fermentasi dan oksidasi. Hal ini yang menyebabkan white tea dapat mempertahankan kandungan polifenolnya yang lebih tinggi dibandingkan teh hijau. Rasa dari teh ini sangat ringan, hampir tidak berasa mirip air putih. Teh ini jarang sekali diproduksi secara besar seperti teh hijau atau hitam karena teh ini hanya diambil dari pucuk yang menyebabkan harganya jauh lebih mahal di pasaran.

Teh juga sering diberi nama sesuai tempatnya berasal. Misalnya teh Ceylon dari Srilanka dengan rasanya yang khas, ada juga teh Assam dari India yang ditanam di daerah Lembah Assam di India atau juga teh Darjeeling yang berasal dari daerah dekat Darjeeling yang letaknya dekat dari Nepal.

Beberapa negara Asia yang terkenal sebagai produsen teh yaitu Cina, Jepang dan Indonesia. Teh dari negara-negara ini disebut sebagai Teh Asia.

Tanaman teh mengandung vitamin dan mineral serta tannin, flouride, selenium, zinc, flavonols, polyphenols, beta karoten, dan beberapa bahan aktif lainnya yang dapat memberikan efek positif bagi tubuh.

Antioksidan dalam teh bisa melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, antioksidan juga menjadikan teh sebagai pembunuh alami bagi bakteri dan virus sehingga berfungsi menjaga keseimbangan flora alami di dalam usus dan dapat membantu tubuh mempertahankan diri dari serangan virus flu.

Katekin pada teh yang juga merupakan antioksidan, dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik dan juga dapat membantu pembakaran kalori dan mengurangi lemak tubuh sehingga bisa mencegah obesitas, pengerasan pembuluh nadi, dan tersumbatnya aliran darah. Jantung dan keseluruhan sirkulasi pun bisa terlindungi.

Flavonoidnya mempunyai kemampuan untuk menghambat pertumbuhan sel-sel penyebab kanker dan mencegah pertumbuhan sel kanker baru.

Tanin adalah zat khas yang terdapat dalam tanaman teh. Zat ini terdapat di bagian akar, buah dan daun. Pada tubuh manusia, polyphenol kompleks yang disebut tanin ini memiliki efek astringent yang membuat kulit lebih lering dan kencang. Tanin berguna dalam mengendalikan diare, merelaksasi mata merah dan lelah, juga mengatasi infeksi mulut dan tenggorokan. Efek buruk tannin yaitu dapat meninggalkan noda pada gigi bila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, menghalangi penyerapan vitamin dan mineral sehingga dapat menyebabkan konstipasi.

Untuk memperoleh manfaat teh secara maksimal, sebaiknya hindari menyeduh teh dengan air mendidih. Hal itu dapat mencegah ekstraksi zat-zat bermanfaat dan akan menyebabkan pengekstraksian kafein dan tannin dalam jumlah banyak yang justru cenderung merugikan.

SOURCE : FIT MAGAZINE, JULY 2007

posted under | 0 Comments

Chocolate

Sejarah Cokelat 
Menurut sejarahnya,Cokelat dihasilkan dari kakao (Theobroma cacao) yang diperkirakan mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara sampai ke Amerika Tengah. Mungkin sampai ke Chiapas, bagian paling selatan Meksiko. Orang-orang Olmec memanfaatkan pohon dan, mungkin juga, membuat “cokelat” di sepanjang pantai teluk di selatan Meksiko. Dokumentasi paling awal tentang cokelat ditemukan pada penggunaannya di sebuah situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, Honduras sekitar 1100 -1400 tahun SM. Residu yang diperoleh dari tangki-tangki pengolahan ini mengindikasikan bahwa awalnya penggunaan kakao tidak diperuntukkan untuk membuat minuman saja, namun selput putih yang terdapat pada biji kokoa lebih condong digunakan sebagai sumber gula untuk minuman beralkohol.

Residu cokelat yang ditemukan pada tembikar yang digunakan oleh suku Maya kuno di Río Azul, Guatemala Utara, menunjukkan bahwa Suku Maya meminum cokelat di sekitar tahun 400 SM. Peradaban pertama yang mendiami daerah Meso-Amerika itu mengenal pohon “kakawa” yang buahnya dikonsumsi sebagai minuman xocolātl yang berarti minuman pahit. Menurut mereka, minuman ini perlu dikonsumsi setiap hari, entah untuk alasan apa. Namun, tampaknya cokelat juga menjadi simbol kemakmuran. Cara menyajikannya pun tak sembarangan. Dengan memegang wadah cairan ini setinggi dada dan menuangkan ke wadah lain di tanah, penyaji yang ahli dapat membuat busa tebal, bagian yang membuat minuman itu begitu bernilai. Busa ini sebenarnya dihasilkan oleh lemak kokoa (cocoa butter) namun terkadang ditambahkan juga busa tambahan. Orang Meso-Amerika tampaknya memiliki kebiasaan penting minum dan makan bubur yang mengandung cokelat. Biji dari pohon kakao ini sendiri sangat pahit dan harus difermentasi agar rasanya dapat diperolah. Setelah dipanggang dan dibubukkan hasilnya adalah cokelat atau kokoa. Diperkirakan kebiasaan minum cokelat suku Maya dimulai sekitar tahun 450 SM - 500 SM. Konon, konsumsi cokelat dianggap sebagai simbol status penting pada masa itu. Suku Maya mengonsumsi cokelat dalam bentuk cairan berbuih ditaburi lada merah, vanila, atau rempah-rempah lain. Minuman Xocoatl juga dipercaya sebagai pencegah lelah, sebuah kepercayaan yang mungkin disebabkan dari kandungan theobromin didalamnya.



Ketika peradaban Maya klasik runtuh (sekitar tahun 900) dan digantikan oleh bangsa Toltec, biji kokoa menjadi komoditas utama Meso-Amerika. Pada masa Kerajaan Aztec berkuasa (sampai sekitar tahun 1500 SM) daerah yang meliputi Kota Meksiko saat ini dikenal sebagai daerah Meso-Amerika yang paling kaya akan biji kokoa. Bagi suku Aztec biji kokoa merupakan “makanan para dewa” (theobroma, dari bahasa Yunani). Biasanya biji kokoa digunakan dalam upacara-upacara keagamaan dan sebagai hadiah. Cokelat juga menjadi barang mewah pada masa Kolombia-Meso Amerika, dalam kebudayaan mereka yaitu suku Maya, Toltec, dan Aztec biji kakao (cacao bean) sering digunakan sebagai mata uang. Sebagai contoh suku Indian Aztec menggunakan sistem perhitungan dimana satu ayam turki seharga seratus biji kokoa dan satu buah alpukat seharga tiga biji kokoa. Sementara tahun 1544 M, delegasi Maya Kekchi dari Guatemala yang mengunjungi istana Spanyol membawa hadiah, di antaranya minuman cokelat. Rasa cokelat masih sulit didefinisikan. Dalam bukunya Kaisar Cokelat (Emperors of Chocolate), Joel Glenn Brenner menggambarkan riset terkini tentang rasanya. Menurutnya rasa cokelat tercipta dari campuran 1.200 macam zat, tanpa satu rasa yang jelas-jelas dominan. Sebagian dari zat itu rasanya sangat tidak enak kalau berdiri sendiri. Karenanya, sampai kini belum ada rasa cokelat tiruan. Efek psikologis yang terjadi saat menikmati cokelat dikarenakan titik leleh lemak kokoa ini terletak sedikit di bawah suhu normal tubuh manusia. Sebagai ilustrasi, bila anda memakan sepotong cokelat, lemak dari cokelat tersebut akan lumer di dalam mulut. Lumernya lemak kokoa menimbulkan rasa lembut yang khas dimulut, riset terakhir dari BBC mengindikasikan bahwa lelehnya cokelat didalam mulut meningkatkan aktivitas otak dan debaran jantung yang lebih kuat daripada aktivitas yang dihasilkan dari ciuman mulut ke mulut, dan juga akan terasa empat kali lebih lama bahkan setelah aktivitas ini berhenti.

Kandungan cokelat 
Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut ilmuwan cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Cokelat hitam akhir-akhir ini banyak mendapatkan promosi karena menguntungkan kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, termasuk kandungan anti oksidannya yang dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh.

Racun bagi hewan tertentu
Adanya kandungan teobromin dalam cokelat bisa menjadi racun untuk sebagian hewan bila dikonsumsi. Hewan-hewan yang bereaksi keracunan pada kandungan teobromin diantaranya adalah kuda, anjing, burung kakak tua, tikus-tikus jenis kecil dan kucing (khususnya anak kucing), ini dikarenakan metabolisme tubuh mereka tidak dapat mencerna kandungan kimia ini secara efektif. Bila mereka diberi makan cokelat maka kandungan teobromin akan tetap berada dalam aliran darah mereka hingga 20 jam, akibatnya hewan-hewan ini mungkin mengalami epilepsi dan kejang-kejang, serangan jantung, pendarahan internal, dan pada akhirnya menyebabkan kematian. Penanggulangannya adalah dengan merangsang hewan-hewan ini agar memuntahkan cokelat dan secepat mungkin membawa mereka ke dokter hewan. 


Source:
WIKIPEDIA

posted under | 0 Comments
Beranda

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Name*


Message*

Welcome To Basil

My Instagram

Facebook

Recent Posts

A Theme For

    Blogger Friends


Recent Comments